Mengenal Cabin Fever, Gejala dan Cara Mengatasinya

Kesehatan —Jumat, 26 Nov 2021 16:04
    Bagikan  
Mengenal Cabin Fever, Gejala dan Cara Mengatasinya
image Pinterest

DEPOSTBUNAKEN- Cabin fever adalah istilah untuk menggambarkan berbagai perasaan perasaan negatif akibat terlalu lama terisolasi di dalam rumah atau tempat tertentu.

Orang yang mengalami cabin fever merasakan sedih, bosan, gelisah, mudah tersinggung, dan beragam perasaan negatif lainnya akibat terlalu lama diam di suatu tempat dan terisolasi dari lingkungan sekitarnya.

Kenali Gejala Cabin Fever

Cabin fever memang tidak termasuk dalam gangguan psikologis, tetapi bukan berarti kondisi ini tidak nyata. Gejala yang muncul pada cabin fever benar-benar nyata hingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala cabin fever yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda. Namun, perasaan negatif yang muncul umumnya tidak hanya sesaat, melainkan berlangsung cukup lama hingga memengaruhi kehidupan sehari-hari orang yang mengalaminya, termasuk dalam bekerja, berinteraksi dengan orang lain, dan beristirahat.

Baca juga: Mengintip Keindahan Biota Laut di Wisata Taman Nasional Bunaken

Berikut ini adalah gejala cabin fever yang patut Anda waspadai:

  • Merasa sangat sedih, gelisah (agitasi), dan putus asa
  • Lemas atau kurang energi
  • Mudah marah dan tersinggung
  • Sulit berkonsentrasi atau berpikir
  • Mengalami gangguan tidur, seperti sulit tidur atau bangun terlalu dini
  • Menjadi tidak sabar
  • Tidak tertarik dan tidak memiliki motivasi terhadap segala hal
  • Kerap mengidam makanan atau justru tidak nafsu makan
  • Mengalami kenaikan atau penurunan berat badan
  • Sulit percaya pada orang-orang di sekitarnya
  • Tidak mampu mengendalikan emosi dan stres

Cabin fever mungkin akan memberikan efek yang lebih buruk bagi orang-orang yang memiliki kondisi tertentu. Bagi orang-orang yang sudah depresi, keberadaannya dapat memperparah apa yang mereka rasakan.

Baca juga: Juara dunia Moto2 Mengharapkan Lebih Buruk Dari Motor KTM MotoGP

Cara mengatasi cabin fever

Apabila Anda mulai merasakan beberapa gejalanya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

1. Berjalan ke luar rumah

Tentu yang dimaksud dengan ke luar rumah di sini bukanlah bepergian ke tempat lain. Anda masih akan berada di sekitaran rumah, hanya saja tidak berdiam di dalamnya.

Keluarlah ke halaman atau area yang terpapar sinar matahari langsung. Menghabiskan sedikit waktu di luar ruangan dapat membantu memperbaiki perasaan serta mengurangi stres.

Jika tidak memungkinkan, Anda bisa membuka jendela untuk membiarkan udara masuk dari luar. Menanam tanaman kecil di dekat balkon atau jendela juga merupakan ide yang baik.

2. Sibukkan diri dengan berbagai hal yang Anda senangi

Meski tetap bekerja dari rumah, Anda tentu masih punya banyak waktu yang tersisa untuk menghabiskan sisa hari itu. Agar gejala cabin fever tak semakin memburuk, cobalah untuk mulai melakukan kegiatan lainnya yang Anda senangi.

Mungkin Anda bisa mulai mencoba untuk mempelajari sebuah keterampilan yang tak pernah Anda lakukan sebelumnya.

Kegiatan lain seperti memasak, melukis, dan membuat kerajinan tangan juga dapat menjadi hal yang menyenangkan bila dilakukan bersama dengan keluarga.

3. Lakukan olahraga

Berdiam diri di rumah bukan berarti Anda bisa mengesampingkan kegiatan ini. Olahraga tak melulu menjadi kegiatan yang harus dilakukan di luar ruangan. Beberapa olahraga seperti yoga, senam, atau latihan HIIT merupakan beberapa jenis yang bisa Anda pilih untuk mengisi waktu.

Olahraga dapat sangat membantu bagi Anda yang sudah mulai merasa jenuh dan stres karena terus-terusan berada di rumah, terutama jika Anda telah merasakan gejala awal terkait cabin fever.

Telah banyak diketahui bahwa orang yang berolahraga secara teratur dapat mengurangi tingkat kecemasan daripada orang-orang yang tidak berolahraga.

Hal ini sebabkan oleh adanya penurunan hormon stres bernama kortisol yang terjadi ketika Anda sedang melakukan olahraga.

Baca juga: Pembaruan Terbaru Roku Dilaporkan Merusak Aplikasi YouTube TV

4. Jalani pola makan yang sehat

Terkadang, stres yang dirasakan saat harus berdiam di rumah juga berujung pada pelampiasan untuk memakan makanan yang instan dan penuh rasa seperti junk food. Meski bisa memberikan rasa nyaman untuk sementara, sayangnya makan makanan tak sehat malah akan berakibat buruk pada kesehatan.

Tubuh Anda tentunya tidak akan seaktif biasanya ketika berada di rumah. Oleh karena itu, Anda tetap harus menjaga pola makan dengan konsumsi makanan yang bergizi seimbang untuk menjaga nutrisi. Batasi camilan dengan gula dan lemak yang tinggi, minum lebih banyak air.

5. Menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat melalui sarana komunikasi

Terutama bila Anda tinggal sendirian, menjaga agar komunikasi bersama orang-orang terkasih tetap terjalin sangatlah penting. Tak hanya membantu mengurangi rasa kesepian, bercerita tentang keluh kesah atau hal-hal yang Anda rasakan ketika mengalami cabin fever mungkin dapat mengurangi beban di hati Anda.

Masa-masa karantina di rumah dapat menjadi kesempatan untuk menjalin kembali tali silahturahmi yang sempat terputus, atau semakin mendekatkan Anda dengan orang-orang di sekitar.

Baik lewat media sosial atau melalui sambungan telepon, manfaatkan sarana yang bisa menghubungkan Anda dengan orang lain.

Anda juga bisa mengatur jadwal untuk grup obrolan bersama teman-teman melalui telepon video. Cobalah sesekali untuk melakukan kegiatan bersama secara virtual seperti mencoba resep masakan yang baru atau berlatih yoga.

Walaupun cabin fever bukanlah gangguan patologis, gejalanya mungkin dapat sangat mengganggu. Jika Anda merasa gejala cabin fever Anda semakin parah, pertimbangkan untuk menghubungi ahli kesehatan mental yang dapat membantu Anda memahami apa yang Anda alami. -23

Baca juga: Film Thailand Alone, Kisah Seorang Gadis yang Diteror Oleh Kembarannya

Editor: Reza
    Bagikan  

Berita Terkait