Mengulik Sejarah dan Jenis Shusi Makanan Khas Jepang

Kuliner —Jumat, 4 Mar 2022 09:58
    Bagikan  
Mengulik Sejarah dan Jenis Shusi Makanan Khas Jepang
Mengulik Sejarah dan Jenis Shusi Makanan Khas Jepang- Istimewa

DEPOSTBUNAKEN- Sushi adalah makanan khas Jepang yag kini juga sudah banyak di temui di Nusantara. Makanan ini memiliki banyak jenis dengan tampilan yang menggoda.

Jika kamu salah satu pecinta makanan ini, tahukan kamu sejarah dan Jenis Shusi?

Dulu Shusi dimaksudkan sebagai metode pengawetan Ikan dari Asia Tenggara yang menyebar ke Tiongkok la uke Jepang. Dengan nama Narezhusi degan cara meletakan ikan di atas nasi asin dan di bungkus dengan daun.

Dari proses tersebut Ikan akan mengalami fermentasi sehingga ikan bisa dikonsumsi dalam waktu yang lama, Namun sayangnya Nazhusi hanya diambil ikanya saja.

Lalu ada pula makanan Namanare dengan proses yang sama ikan mentah yang di bungus dengan lapisan kulit ikan.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 5 Maret 2022, Taurus Dilema, Cancer Godaan

Baca juga: Kupas Tuntas Arti dan Sejarah Tugu Jogjakarta yang Istimewa

Kedua makanan ini mengawali lahirnya Shusi, pada Tahun 1600-1800 yang membuat Shusi Modern dengan jenis yang berbeda-beda, Bukan hanya ikan yang menjadi isian namun juga meletakan sayuran sebagai isi didalamnya.

Jenis-jenis Shusi pun beraneka ragam yaitu

  1. Inarizushi, shusi jenis ini memasukan beragam sayur, ikan atau daging ke dalam kantung kulit atau gorengan
  2. Chirashizushi, Shusi ini diasjikan dalam mangkuk dan taburan toping, biasnaya toping adalah daging ikan dan sayuran
  3. Nigirizushi, Makanan ini di bungkus dengan nori namun hanya meliputi bagian atasnya saja
  4. Tematizushi, Versi sushi ini sama dengan Nigirizhusi namun berbentuk segitiga
  5. Makizushi nah jika sushi yang satu ini adalah shusi yang di sajikan dengan nori atau bisa juga dengan telur dadar.

Itulah sejarah dan jenis Sushi*RESTYAN

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 5 Maret 2022, Taurus Dilema, Cancer Godaan

Baca juga: Kupas Tuntas Arti dan Sejarah Tugu Jogjakarta yang Istimewa


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait