Kupas Tuntas Arti dan Sejarah Tugu Jogjakarta yang Istimewa

Pendidikan —Rabu, 2 Mar 2022 09:59
    Bagikan  
Kupas Tuntas Arti dan Sejarah Tugu Jogjakarta yang Istimewa
Kupas Tuntas Arti dan Sejarah Tugu Jogjakarta yang Istimewa/ ist

DEPOSTBUNAKEN- Kala kamu berkunjung ke Kota Jogjakarta, kamu pasti akan menemukan Ikon Kota Pelajar ini yakni Tugu Jogja.

Tugu ini terletak di tengah perempatan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Margo Utomo, Jalan AM Sangaji, dan Jalan Diponegoro.

Tugu Jogja yang merupakan penanda batas utara kota tua Jogja. Memiliki cerita sejarah yang melekat pada rakyat Jogjakarta sehingga sebagai keistimewaan tersendiri.

Tugu Jogja dibangun pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I. Tugu ini mempunyai nilai simbolis sekaligus garis yang bersifat magis karena menghubungkan Laut Selatan, Kraton Jogjakarta, dan Gunung Merapi.

Dahulu kala bangunan ini secara tegas menggambarkan Manunggaling Kawula Gusti, semangat persatuan rakyat dan penguasa untuk melawan penjajahan. Semangat persatuan yang disebut golong gilig ini terlihat jelas pada bangunan tugu yakni berbentuk gilig (silinder) sehingga mendapatkan julukanTugu Golong Gilig..

Baca juga: Wisata Eling Bening Semarang, Fasilitas, Lokasi dan Keindahanya yang Menawan

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Selasa 2 Maret 2022, Pisces Terobsesi, Leo Bermain Api

Tugu Jogja tersebut memiliki makna persatuan di antara Keraton Jogja dan rakyatnya. Keberadaan tugu ini dahulu kla juga sebagai patokan arah ketika Sri Sultan Hamengku Buwono I melakukan meditasi yang menghadap puncak Gunung Merapi.

Segalanya berubah ketika gempa menerpa, pada tahun 1867 ketika bangunan runtuh, pemerintah Belanda memperbaiki bangnan tugu dan mengalami perombakan dengan bentuk persegi dengan sisi sisi dihiasi semacam prasasti untuk melibatkan orang-orang yang terlibat dalam perenovasian.

Bagian puncak tugu tak lagi bulat, tetapi berbentuk kerucut yang runcing. Ketinggian bangunan juga lebih rendah, hanya setinggi 15 meter, Sejak saat itu, tugu ini disebut sebagai De Witt Paal atau Tugu Pal Putih.

Namun tugu tersebut diresmikan Sri Sultan HB VII pada tanggal 3 Oktober 1889 dan dinamai Tugu Pal Putih.

Terdapat sejumlah simbol terlihat di Tugu Pal Putih, di antaranya yakni bintang enam sudut, titik emas, sudut meruncing serta daun loto. Tugu Pal Putih Kini sangat melekat sebagai Ikon Kota Istimewa Jogjakarta *resty ( berbagai sumber) 

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Selasa 2 Maret 2022, Pisces Terobsesi, Leo Bermain Api

Baca juga: Resep Kailan Krispi Enak, Mudah dan Sederhana

 

Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait